Home Berita Polisi Kantongi Identitas Viral Pelempar Batu ke Mobil Tewaskan Korban di Bandung

Polisi Kantongi Identitas Viral Pelempar Batu ke Mobil Tewaskan Korban di Bandung

6 min read
0
0
599
Ilustrasi Garis Polisi

PUBLIKSULTRA.ID – Aksi pelempar batu menyasar mobil di Kota Bandung menyebabkan korban meninggal dunia. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.

Peristiwa ini pertama kali mengemuka di media sosial twitter. Cuitan akun media sosial @ini_amy menceritakan kronologis peristiwa yang menimpa pamannya yang saat itu menuju Bandung dari Tasikmalaya sekira pukul 20.30 Wib.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Novel Baswedan Dipolisikan Gegara Twit soal Ustaz Maaher[/quotes]

Hanya saja, hingga pukul 02.00 Wib dini hari, keberadaannya tidak diketahui, dihubungi pun tak bisa. Satu jam kemudian, pihak kepolisian menghubungi dan memberitahu perihal kondisi korban yang mobilnya dilempar batu oleh orang tak dikenal.

Keluarga korban diarahkan untuk mengecek keadaan korban di rumah sakit setelah berhasil dievakuasi karena tergeletak di pinggir jalan dengan penuh darah. Setelah mendatangi rumah sakit, pihak keluarga membuat laporan polisi. Kondisi mobil di kantor polisi dalam keadaan rusak, semua barang berharga tidak ada yang hilang.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Tenang! Polisi Virtual Takkan Patroli Siber di Whatsapp[/quotes]

“Pak polisinya cerita klw pada minggu malam tanggal 28 maret 2021 itu kejadiannya bukan cuma om saya aja tapi 3 kejadian lain dengan modus yg sama. Lempar batu,” cuit @ini_amy dikutip dari merdeka.com.

Peristiwa pelemparan batu terhadap pamannya, diduga terjadi pada 28 Maret 2021 di Jln. A.H. Nasution, Kota Bandung. Cuitan selanjutnya mengabarkan bahwa pamannya meninggal dunia di RSUD Kota Bandung setelah menjalani operasi craniotomy karena ada pendarahan di otak.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Catat! Masyarakat Boleh Melaporkan Polisi Mabuk dan Masuk Tempat Hiburan Malam[/quotes]

Dihubungi terpisah, Kapolsek Arcamanik Kompol Deny Rahmanto menyebut, meski kesulitan karena tidak ada CCTV, pihaknya sudah mendapatkan keterangan dan mengumpulkan petunjuk untuk menangkap para pelaku.

“Alhamdulillah ada petunjuk mengarah ke pelaku, cuma sampai saat ini belum menguatkan yang mengarah ke si pelaku. Tapi dari petunjuk itu kita kembangkan semaksimal mungkin. Memang ada kecurigaan ke pelaku tapi kami mencari bukti lain yang menguatkan,” ucap dia, Selasa (6/4).

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Dilaporkan ke Polisi soal Cuitan Ustadz Maaher, Novel Baswedan: Gak Penting[/quotes]

“Kebetulan selama saya dinas di sini ini kejadian baru pertama kali. Kejadian pertama dalam satu malam ada beberapa korban, salah satunya yang meninggal dunia,” ia melanjutkan.

Upaya pengungkapan kasus ini pun pihak Polsek dibantu oleh Satreskrim Polrestabes Bandung. Ia berharap, kasus ini segera terungkap dan para pelaku bisa ditangkap.

Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat agar mengurangi mobilitas jika tidak ada keperluan mendesak pada malam hari. Jika terpaksa keluar, maka diusahakan pilih jalan yang terang dan ramai. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : merdeka.com

Load More Related Articles
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Polemik Holywings, Ridwan Kamil Minta Bertindak Tegas!

Publiksultra.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan Pemerintah Kota Bogo…