Home Berita Dilaporkan ke Polisi soal Cuitan Ustadz Maaher, Novel Baswedan: Gak Penting

Dilaporkan ke Polisi soal Cuitan Ustadz Maaher, Novel Baswedan: Gak Penting

5 min read
0
0
347
Novel Baswedan

JAKARTA, PUBLIKSULTRA.ID – Waketum DPP Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Mitra Kamtibmas (PPMK) Joko Priyoski mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Penyidik KPK, Novel Baswedan, soal cuitan terkait Ustadz Maaher. Novel menganggap tindakan PPMK tersebut tak penting.

“Saya nggak terbiasa nanggapi yang aneh dan nggak penting,” kata Novel dikutip dari detik.com, Kamis (11/2/2021).

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Novel Baswedan Dipolisikan Gegara Twit soal Ustaz Maaher[/quotes]

Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo juga membela Novel. Dia menyayangkan adanya laporan tersebut.

“Saya menyayangkan adanya laporan terhadap penyidik senior KPK tersebut. Apalagi pemerintah sendiri sudah menyatakan terbuka atas kritik,” ucap Yudi.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Ustaz Maaher Meninggal di Rutan, Novel Baswedan: Aparat Jangan Keterlaluan[/quotes]

Dia memastikan laporan tersebut tak akan berpengaruh bagi Novel. Menurutnya, Novel tetap akan bekerja mengungkap kasus korupsi yang sedang dia tangani bersama timnya.

“Namun Bang Novel sendiri tidak terpengaruh dengan laporan tersebut. Tadi beliau masih bekerja memimpin satgasnya mengungkap kasus korupsi yang mereka tangani,” katanya.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Blak-blakan Pernah Lakukan Seks Bebas, Raffi Ahmad: Sekarang Sudah Punya Anak, Harus Benar[/quotes]

Sebelumnya, Novel Baswedan hendak diadukan ke Bareskrim Polri terkait cuitannya di Twitter soal meninggalnya Ustadz Maaher. Waketum DPP PPMK Joko Priyoski mengatakan pihaknya akan melaporkan Novel karena diduga melakukan ujaran hoax.

“Kami dari DPP PPMK melaporkan saudara Novel Baswedan karena dia telah lakukan cuitan di Twitter dan telah kami duga melakukan ujaran hoax dan provokasi. Jadi kami sangkakan beliau dengan berita bohong sesuai Pasal 14 15 UU 1946 dan UU ITE Pasal 45 A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU 18 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008,” ujar Joko, Kamis (11/2). (*)

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : PNS Dilarang Keluar Kota saat Imlek, Pengawasannya Gimana Ya?[/quotes]

Editor : Milna Miana | Sumber : Detik.com

Load More Related Articles
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Pabrik Tesla Rugi Miliaran Dolar AS, Begini Penuturan Elon Musk

PUBLIKSULTRA.ID – Elon Musk, pemilik perusahaan mobil listrik kenamaan Tesla mengung…