Home Berita Harga Kebutuhan Dapur Mahal, Puan Maharani: Pemerintah Harus Kendalikan Harga, Ibu-ibu Sudah Mengeluh

Harga Kebutuhan Dapur Mahal, Puan Maharani: Pemerintah Harus Kendalikan Harga, Ibu-ibu Sudah Mengeluh

3 min read
0
0
314
Puan Maharani

JAKARTA, PUBLIKSULTRA.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani menyoroti tingginya harga sejumlah bahan pangan pokok di penghujung 2021 ini. Dia meminta pemerintah segera mengatasi persoalan tersebut, mengingat lonjakan harga bahan pangan pokok akan membuat masyarakat semakin sulit.

“Pemerintah perlu segera mengendalikan harga bahan pangan pokok di akhir tahun ini. Beberapa bahan pangan pokok seperti minyak goreng, cabai, bawang dan telur ayam harganya sangat tinggi melebihi akhir tahun sebelumnya,” ungkap Puan dinukil dari laman dpr.go.id, Rabu, 28 Desember 2021.

baca juga : Wajah Puan Wajib Dipasang di Kantong Sembako, Formappi: Kampanye Dini Pilpres 2024?

Per 24 Desember 2021, harga minyak goreng di pasaran jauh melebihi harga eceran tertinggi (HET) Rp 11.000 per liter. Bahkan untuk minyak goreng kemasan sudah ada yang mencapai harga Rp 20.000 per liter. Harga bahan pangan pokok yang melambung tinggi lainnya, cabai rawit merah, telur ayam ras, dan bawang merah.

Politisi PDIP itu menuturkan, masyarakat berpenghasilan kecil akan sangat terdampak dengan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok. “Ibu-ibu rumah tangga sudah banyak mengeluh, harga cabai rawit merah di sejumlah daerah sudah ada yang mencapai Rp 140.000 per kilogram. Ini sudah melebihi harga daging,” ucapnya.

baca juga : Beredar Baliho Puan di Lokasi Bencana, Natalius Pigai: Bumi Ini Nihil Peduli

Permasalahan naiknya harga-harga bahan pangan di akhir tahun, kata Puan, juga harus diselesaikan untuk waktu-waktu ke depan. Ia mengatakan fenomena ini selalu berulang dan perlu upaya penyelesaian yang komprehensif. Perlu adanya sinergi kebijakan antar sektor baik dari sisi hulu maupun hilir, dari sektor produksi dan perdagangan.

Bekas Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu mengingatkan pemulihan ekonomi nasional ditengah situasi pandemi Covid-19 membutuhkan kebijakan yang dapat memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pada saat yang bersamaan mendorong dunia usaha, sektor riil dan UMKM dapat bergerak kembali dalam inflasi yang terkendali.(*)

Sumber: Tempo.co

Load More Related Articles
Load More By Publik Sultra
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Dispar sultra gelar Fasilitasi HAKI bagi pelaku Ekraf

Publiksultra.id – Dinas pariwisata provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Fasilitasi H…