Home Berita XL Axiata Pertahankan Kinerja Positif di Tengah Pandemi, Berhasil Raih Laba Rp 321 miliar

XL Axiata Pertahankan Kinerja Positif di Tengah Pandemi, Berhasil Raih Laba Rp 321 miliar

5 min read
0
0
217
Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarni

publiksultra.id – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata atau perseroan) berhasil mempertahankan kinerja yang positif di tengah kompetisi industri telekomunikasi yang semakin ketat dan kondisi ekonomi yang masih berat akibat pandemi Covid-19. Pada kuartal pertama 2021, XL Axiata berhasil meraih laba sebesar Rp 321 miliar. Perseroan juga berhasil mempertahankan tingkat profitabilitas dengan membukukan marjin EBITDA sebesar 50 persen.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarni mengatakan, XL Axiata tetap mampu menjaga profitabilitas perusahaan dengan terus fokus mengimplementasikan Operational Excellence dan digitalisasi di berbagai lini.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Teori Kemusnahan Dinosaurus yang Terbaru Diungkap Ilmuwan[/quotes]

“XL Axiata bersyukur mampu tumbuh positif meskipun kompetisi industri telekomunikasi terus berlangsung ketat serta daya beli masyarakat yang belum pulih akibat pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, upaya peningkatkan efisiensi bisnis terus diupayakan, dan di sisi lain juga meluncurkan produk-produk yang tepat sesuai kebutuhan pelanggan dengan mengoptimalkan pemanfaatan data analytics sehingga upaya upselling melalui saluran penjualan omni channel bisa dilakukan dengan tepat.

Beban operasional XL Axiata di kuartal pertama 2021 menurun sebesar 6 persen YoY, yang antara lain didorong oleh berkurangnya Interkoneksi dan beban langsung lainnya -28 persen YoY, terutama karena interkoneksi yang lebih rendah sebagai akibat dari penurunan lalu lintas layanan legacy (SMS dan voice).

Selanjutnya, biaya tenaga kerja menurun -23 persen YoY karena revisi provisi remunerasi dan biaya infrastruktur juga turun sebesar 11 persen YoY karena sewa menara yang lebih rendah.

Sementara itu, beban biaya pemasaran meningkat 16 persen YoY karena adanya peningkatan biaya komisi.

Pada kuartal pertama 2021, XL Axiata juga mencatat peningkatan kontribusi pendapatan data terhadap pendapatan layanan (service revenue) meningkat menjadi 94 persen, dengan penetrasi smartphone menjadi 90 persen, yang merupakan tertinggi di industri.

Sementara itu, pembangunan jaringan data 4G terus berlangsung, dan hingga akhir kuartal pertama 2021 telah mencapai 458 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia dengan 57 ribuBase Transceiver Station (BTS) 4G.

Total jumlah BTS saat  ini mencapai sebanyak lebih dari 147 ribu, dengan porsi terbanyak BTS 4G.

XL Axiata terus melanjutkan perluasan 4G ke seluruh Indonesia, terutama di luar Jawa, termasuk dengan melakukan fiberisasi secara massif untuk meningkatkan kapasitas jaringan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan layanan data saat ini dan masa mendatang dan juga kesiapan adopsi teknologi baru.

Dengan fiberisasi yang mampu menyediakan kapasitas besar ini, tentunya sangat mendukung efisiensi biaya untuk pencapaian profitabilitas. (*)

Reporter : Yessi Yeswita | Editor : Rahma Nurjana

  • Operator 5G di Indonesia yang Sudah Diizinkan Kemkominfo

    PUBLIKSULTRA.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI saat ini me…
Load More Related Articles
Load More By ayub fahril
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

BREAKING NEWS! Gempa 5,8 Magnitudo Berpusat Mentawai

publiksultra.id – Gempa bumi berkekuatan 5,8 Magnitudo mengguncang Tuapejat Mentawai…