Home Berita Presiden AS Joe Biden Kaji Ulang Damai Dagang AS-China

Presiden AS Joe Biden Kaji Ulang Damai Dagang AS-China

6 min read
1
0
397
joe biden

JAKARTA, PUBLIKSULTRA.ID – Pemerintahan baru Joe Biden melakukan tinjuan ulang atas kesepakatan perdagangan Fase 1 AS-China yang ditandatangani pada Januari 2020. Di mana perjanjian ini sebelumnya diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Pihak gedung putih belum bisa memastikan apakah Joe Biden masih memandang perlu pada perjanjian ini. Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki menyebut segala hal yang telah dilakukan pada pemerintahan sebelumnya saat ini sedang dilakukan peninjauan.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Pelantikan Presiden AS, Jokowi Ucapkan Selamat pada Joe Biden[/quotes]

Menurutnya pemerintahan Biden difokuskan pada pendekatan hubungan AS-China dari posisi yang kuat. Artinya dilakukan komunikasi dengan sekutu dan mitra tentang bagaimana akan bekerja dengan China.

Sebelumnya, pada Januari 2020 Trump meneken perjanjian dengan China. Perjanjian ini untuk meredakan perang dagang yang berlangsung hampir 18 bulan. Perang dagang ini menyebabkan perlambatan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Joe Biden Wajibkan Pemakaian Masker di Semua Gedung Federal[/quotes]

Berdasarkan kesepakatan ini, dijanjikan akan ada peningkatan pembelian barang-barang pertanian dan manufaktur AS, juga energi dan jasa sebesar US$ 200 miliar di atas level 2017 selama kurun waktu dua tahun.

Namun pembelian ini tidak berhasil dijalankan pada tahun 2020. Peneliti di Peterson Institute for International Economics Chad Bown merilis analisis yang menunjukkan bahwa pembelian barang-barang AS oleh China pada tahun 2020 turun 42% dari komitmen yang dibuat Beijing dalam perjanjian perdagangan.

Sampai saat ini belum ada kepastian apakah Biden akan mempertimbangkan untuk menarik diri dari kesepakatan perdagangan sementara. Menteri Keuangan Janet Yellen juga menandai tinjauan komprehensif atas implementasi kesepakatan perdagangan China.

Sementara itu, Juru Bicara Dewan Bisnis AS-China Doug Barry mengatakan masuk akal bagi tim Biden untuk meninjau kesepakatan perdagangan dan kebijakan Trump lainnya. Tetapi jangan meremehkan kekhawatiran tentang pembatalan yang bisa saja segera terjadi.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Dilantik, Biden Janji Basmi Supremasi Kulit Putih[/quotes]

“Kami tidak membaca terlalu banyak tentang proses pada saat ini. China memiliki 11 bulan lagi untuk memenuhi janjinya untuk membeli tambahan US$ 200 miliar produk AS,” katanya kepada Reuters, sebagaimana dikutip dari CNBC Internasional, Minggu, (31/01/2021).

Menurut catatan Barry, China sudah melakukan pembelian produk pertanian yang signifikan. Para pejabat China, imbuhnya, berencana untuk memenuhi komitmen mereka berdasarkan perjanjian perdagangan.

“Melakukan hal itu adalah kunci untuk akhirnya membatalkan tarif yang saling merugikan pada barang satu sama lain yang telah merugikan pekerjaan Amerika, mengurangi PDB, dan meningkatkan biaya hidup. Membatalkan kesepakatan bisa membuat tarif dan kerusakan yang ditimbulkannya permanen,” jelasnya. Demikian cnbcindonesia.com.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : Harianhaluan

Load More Related Articles
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

One Comment

  1. […] Baca Juga : Presiden AS Joe Biden Kaji Ulang Damai Dagang AS-China […]

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Polemik Holywings, Ridwan Kamil Minta Bertindak Tegas!

Publiksultra.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan Pemerintah Kota Bogo…