Home Berita Joe Biden Wajibkan Pemakaian Masker di Semua Gedung Federal

Joe Biden Wajibkan Pemakaian Masker di Semua Gedung Federal

6 min read
0
0
361
Presiden terpilih Joe Biden (kanan) dan Dr. Jill Biden tiba di Crypt of the US Capitol untuk upacara pelantikan Presiden terpilih Joe Biden menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46 di Washington, DC, AS, 20 Januari 2021. Biden memenangkan pemilu 3 November 2020 untuk menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46.

PUBLIKSULTRA.ID – Presiden Joe Biden menandatangani perintah wajib memakai masker dan jarak fisik di semua gedung federal dan pengembangan program pengujian Covid-19 untuk karyawan federal, sebagai langkah pertamanya memerangi pandemi yang menewaskan lebih dari 400.000 orang Amerika.

Perintah Biden, yang pertama dia tandatangani pada Rabu (20/1) di Gedung Putih beberapa jam setelah menjabat, menyebut karyawan federal, karyawan kontrak, dan lainnya di gedung federal atau di tanah federal harus “memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mematuhi tindakan kesehatan masyarakat lain, sebagaimana dicantumkan dalam pedoman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Pada Oktober, Biden berjanji mewajibkan bermasker di pesawat dan transportasi antarnegara bagian, tapi dia tidak mengambil tindakan itu pada Rabu. Perintah transportasi diperkirakan dikeluarkan Kamis, kata pejabat. Maskapai penerbangan AS, yang mewajibkan masker tanpa persyaratan hukum selama berbulan-bulan, mendukung mandat yang direncanakan Biden.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]baca juga : Gebrakan Joe Biden! Hari Pertama Jadi Presiden, Cabut Larangan Masuk untuk Negara Muslim[/quotes]

Perintah itu menambahkan bahwa pengujian itu akan “berdasarkan metrik transmisi komunitas dan membahas populasi yang akan diuji, jenis pengujian (dan) frekuensi pengujian, protokol kasus positif.

Biden mengatakan badan-badan federal dapat membuat pengecualian bagi keharusan bermasker, tetapi harus “memerlukan pengamanan alternatif yang sesuai.”

Pemerintahan Biden harus menerapkan persyaratan pengujian baru untuk hampir semua penumpang pesawat udara internasional yang dimulai Selasa, mengikuti perintah CDC minggu lalu. Di bawah aturan baru, semua penumpang usia 2 tahun ke atas yang terikat dengan AS harus mendapatkan hasil tes Covid-19 negatif dalam tiga hari kalender perjalanan.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]baca juga : Dilantik, Biden Janji Basmi Supremasi Kulit Putih[/quotes]

Pemerintahan Biden mengumumkan akan memberlakukan kembali larangan masuk pada sebagian besar warga non-AS yang baru-baru ini berada di Brazil, Inggris, Irlandia, dan sebagian besar benua Eropa.

Pemberlakuan itu diumumkan setelahDonald Trump, dalam salah satu tindakan terakhirnya sebagai presiden, mengeluarkan perintah pada Senin (18/1) mencabut larangan itu, yang berlaku efektif pada hari yang sama saat aturan pengujian baru berlaku.

Juru bicara Biden Jen Psaki mengatakan pada Senin bahwa pemerintahan baru berencana “untuk memperkuat langkah-langkah kesehatan masyarakat seputar perjalanan internasional untuk lebih mengurangi penyebaran Covid-19. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : Harianhaluan

Load More Related Articles
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Polemik Holywings, Ridwan Kamil Minta Bertindak Tegas!

Publiksultra.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan Pemerintah Kota Bogo…