Home Berita Gibran Murka Siap Habisi, Pelaku Klitih yang Viral Seret Pedang di Jalan Ditangkap

Gibran Murka Siap Habisi, Pelaku Klitih yang Viral Seret Pedang di Jalan Ditangkap

4 min read
0
0
547
Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. [Foto: LTN PBNU/Suwitno]

publiksultra.id – Aksi klitih yang meneror warga dengan senjata tajam atau sajam baru-baru ini viral. Bahkan, aksi meresahkan yang dilakukan dua pemuda itu sampai membuat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka geram.

Melalui akun Twitternya, Gibran mendapat kiriman video aksi klitih dari seorang warganet. Dalam video terlihat dua pemuda menunggangi motor seperti orang mabuk.

Ini plat nomor Surakarta ya bang?” tanya warganet ini dalam Twitter, Minggu (16/4/2023).

Pemuda yang membonceng terlihat tidak mengenakan helm. Sementara pengendara motor tampak membawa sajam berjenis pedang, sambil mengendarai motor secara zig zag bak sedang mabuk.

Tak sampai di situ, sajam yang panjang itu juga diseret di aspal sepanjang jalan. Sesekali pengendara motor itu juga mengarahkan sajam itu ke pinggir jalan untuk meneror warga setempat.

Sontak, aksi dua pemuda yang seolah siap menebas siapapun saat lewat begitu mengkhawatirkan warga. Gibran pun langsung beraksi meski menyebut plat nomor dua pelaku klitih itu bukan berasal dari Solo, melainkan Sragen.

baca juga : Gibran Buru Pelaku Vandalisme terkait Persis: Ra Seneng Aku

Kendati demikian, putra Presiden Jokowi ini berjanji akan menghabisi dua pelaku klitih itu jika sampai berani lewat wilayah pemerintahannya.

Kalau lihat platnya sepertinya Sragen. Bukan solo. Gak papa tetap akan saya cari. Berani lewat Solo saya habisi,” tegas Gibran melalui akun Twitternya, seperti dikutip Suara.com, Senin (17/4/2023).

Sikap tegas Gibran itu langsung mendapatkan dukungan dari warganet. Mereka menilai memang sudah sepantasnya pelaku klitih diberantas dan ditindak dengan tegas agar kapok.

Habisin aja, buanglah sampah pada tempatnya,” sahut warganet.

baca juga : Dikritik Tidak Punya Wawasan soal Pembangunan Masjid, Gibran Malah Minta Maaf, Kenapa?

Tapi kita gak boleh main hakim sendiri mas. Jadi mungkin lebih baik main hakimnya ramai-ramai,” komentar warganet.

Kejer mas sampai dapet, tuman kalau dibiarin,” desak warganet.

Saya lebih suka kalimat ‘saya habisi’ dibanding ‘akan kami tertibkan, kami selidiki, kami cek, kami imbau’. Kesuwen (kelamaan),” tambah yang lain.

Sementara itu, akun Polres Sragen mengabarkan jika pelaku klitih dalam video itu sudah ditangkap. Kini polisi tengah melakukan pemeriksaan.

Terimakasih atas informasi. Untuk pelaku sudah kita tangkap dan masih dalam pemeriksaan petugas. Salam Presisi,” tulis akun Polres Sragen.

Nah gitu dong gercep,” timpal warganet.

Pelaku udah diamankan Mas Wali, bravo Pak Polisi gercep euy,” puji lainnya.

sumber: suara

Load More Related Articles
Load More By Publik Sultra
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Mengenal Jenis Serangan Buffer Overflow

Pendahuluan Buffer overflow adalah salah satu jenis serangan yang sering terjadi dalam dun…