Home Berita Beredar Rekaman Percakapan Suara, Nama Firli Disebut Diduga Bocorkan Data

Beredar Rekaman Percakapan Suara, Nama Firli Disebut Diduga Bocorkan Data

4 min read
0
0
454
Ketua KPK Firli Bahuri. [ANTARA/HO-Humas KPK]

publiksultra.id – Suara rekaman seorang pria yang menyebut nama Ketua KPK Firli Bahuri dan nama seorang menteri viral di media sosial. Rekaman suara tersebut diduga berkaitan dengan kabar kebocoran dokumen penyelidikan kasus korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian ESDM.

Rekaman suara tersebut diunggah akun Twitter @dimdim0783 pada Senin (10/4/2023) dengan menuliskan keterangan atau caption.

“Spil tipis-tipis dulu guys, selamat sahut semuanya. Semoga masih enak makanannya @KementerianESDM @KPK_RI @firlibahuri,” tulis akun @dimdim0783 dikutip Suara.com, Senin (10/4/2023).

“Pak @mohmahfudmd biasanya bersuara keras ungkap kebenaran kenapa sekarang diam-diam saja? Lagi puasa ya?” cuitnya lagi.

Rekaman suara tersebut diunggah dalam bentuk video berdurasi 22 detik, dengan gambar seorang pria berkacamata, dan mengenakan baju lengan panjang. Diduga dalam rekaman suara terdapat sejumlah orang.

baca juga : Bupati Meranti Jadi Tersangka dan Tahanan KPK, Kemendagri Alihkan Tugasnya kepada Wakil Bupati

“Itu dari Pak Menteri, dapatnya dari Pak Firli. Dari Pak Firli dapatnya. Sebaiknya jangan ya, sensitif,” demikian potongan dialog suara di rekaman tersebut.

Suara.com masih berusaha mengonfirmasi soal rekaman tersebut ke Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, namun yang bersangkutan belum memberikan jawaban.

Diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri saat ini sedang menjadi sorotan. Pemberitaan di sejumlah media menyebut dia diduga membocorkan data penyelidikan kasus korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian ESDM.

Nilai dugaan korupsi dalam perkara tersebut mencapai puluhan miliar, dan KPK sudah menetapkan 10 orang tersangka.

baca juga : 6 Bupati Ini Terciduk Korupsi Besar-besaran Demi Biayai Pilkada Selain Bupati Meranti

KPK juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang, salah satunya Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM Muhamad Idris Froyo Sihite.

Dia menjadi saksi karena saat melakukan penggeledahan di ruangannya, penyidik KPK menemukan kunci apartemen. Dari temuan itu, penyidik KPK meminta Muhamad Idris untuk mengantarkan ke apartemen yang dimaksud.

Di sana penyidik KPK menemukan sejumlah uang yang nilainya sekitar Rp 1,3 miliar.

sumber: suara

Load More Related Articles
Load More By Publik Sultra
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

10 Alasan Mengapa Anda Harus Bekerja Sebagai Seorang IT

kita dapat menyoroti bagaimana teknologi informasi telah menjadi bagian integral dari kehi…