Home Berita Adu Rekam Jejak Bakal Cawapres Anies Baswedan, Siapa yang Paling Mumpuni?

Adu Rekam Jejak Bakal Cawapres Anies Baswedan, Siapa yang Paling Mumpuni?

7 min read
0
0
6,580
Anies Baswedan

publiksultra.id – Teka-teki bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies Baswedan mendapatkan titik terang. Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Sohibul Iman membocorkan tiga nama beberapa waktu lalu.

Menurut dia, ada lima nama yang mencuat sebagai bakal calon wakil presiden Anies. Namun, ia hanya mengungkapkan tiga di antaranya.

Tiga nama itu adalah Ketum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa.

baca juga : Disindir Anies, Benar Tidak Pembangunan Era SBY Lebih Baik Daripada Era Jokowi?

Untuk dua nama lainnya yang masuk dalam bursa bakal calon wakil presiden Anies, Sohibul enggan membocorkannya.

Ia mengatakan, tiga nama tersebut sudah diusulkan ke koalisi pengusung Anies dan penentuannya akan dilakukan sendiri oleh Anies sebagai bakal calon presiden.

Lantas seperti apa rekam jejak tiga nama bakal cawapres Anies Baswedan itu? Berikut ulasannya.

Rekam jejak AHY

Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY memulai karier politiknya pada 2017 lalu ketika ia memutuskan untuk pensiun dari militer dan bertarung di Pilkada DKI Jakarta.

Ketika itu, jabatan terakhir AHY di TNI adalah mayor. Ia lantas maju menjadi salah satu calon gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sylviana Murni.

Namun, ternyata pasangan itu kalah di putaran pertama Pilgub DKI Jakarta dan hanya meraih 17,06 persen suara, jauh di bawah perolehan suara dua pasangan lainnya yakni Anies Sandi (39,95 persen) dan pasangan Ahok-Djarot (42,99 persen).

baca juga : Gerindra Yakin Jokowi Lebih Pilih Dukung Prabowo Daripada Ganjar di Pilpres 2024

Kalah di Pilgub DKI, tak membuat pria kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 itu kapok berpolitik. Ia lantas dipercaya menjadi Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) untuk pemenangan Partai Demokrat di Pileg 2019.

Dan hasilnya, elektabilitas Partai Demokrat naik menjadi 7,8 persen dari sebelumnya yang hanya 4 sampai 5 persen.

Puncaknya, suami Anisa Pohan itu terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam Kongres V Partai Demokrat pada Maret 2020 lalu.

Rekam jejak Ahmad Heryawan

Ahmad Heryawan akrab disapa dengan panggilan Aher. Ia merupakan salah satu politikus senior PKS kelahiran Sukabumi, 19 Juni 1966.

Aher pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat selama dua periode yakni 2008-2013 dan 2013-2018.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Jabar, Aher pernah menjajal sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2004-2009.

baca juga : Gibran jadi Cawapres Prabowo? Begini Kata Gerindra

Selain berkiprah di politik, Aher juga aktif di sejumlah organisasi, diantaranya Pengurus Besar Persatuan Umat Islam (PUI) dan ia menjabat sebagai Ketua Umum sejak 2004.

Selain itu, Aher juga aktif sebagai pendakwah dan dunia Pendidikan. Sebelum terjun ke politik, sempat mengajar di sejumlah perguruan tinggi, diantaranya Ma’had Al Hikmah, Dirosah Isla miyyah Al Hikmah, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta, dan Pusat Studi Islam Al Manar.

Rekam jejak Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Indar Parawansa adalah salah satu politikus perempuan ternama di Indonesia. Saat ini ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur.

Sebelumnya, perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini sempat menjadi Menteri, diantaranya Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Di pemerintahan Presiden Joko Widodo periode pertama, Khofifah juga didaulat menjadi Menteri Sosial.

Namun pada 2018 ia memutuskan mengundurkan diri dari jabatan Mensos, karena ingin mencoba peruntungannya di Pilgub Jawa Timur.

Ia menggandengn Emil Dardak sebagai calon wakilnya. Alhasil keduanya keluar sebagai pemenang Pilgub Jatim dengan perolehan 10.465.218 suara atau 53,55% dari jumlah suara keseluruhan.

Selain sebagai politisi, Khofifah juga kader Nahdlatul Ulama (NU). Di organisasi Islam terbesar itu, Khofifah menjabat sebagai Ketua Umum Muslimat NU.

Ia bahkan sempat memperoleh penghargaan dari pemprov jatim sebagai Pembina Ormas Terbaik. Tak hanya itu, Khofifah juga menyabet Penghargaan Khusus Bakti Sepanjang Masa atau Long Life Achievement untuk Musliman NU.

Dan berikut ini adalah sejumlah jabatan stategis yang pernah dipegang oleh Khofifah sepanjang kariernya.

1.       Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992–1997)

2.       Anggota Komisi II DPR RI (1997–1998)

3.       Wakil Ketua DPR RI (1999)

4.       Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI (1999)

5.       Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (1999–2001)

6.       Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (1999–2001)

7.       Ketua Komisi VII DPR RI (2004–2006)

8.       Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004–2006)

9.       Anggota Komisi VII DPR RI (2006)

10.   Menteri Sosial Kabinet Kerja (2014–2018)

11.   Gubernur Jawa Timur (2019–)

Sumber : suara

Load More Related Articles
Load More By Publik Sultra
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PPK Uepai Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pantarlih Pilkada 2024

Uepai, 13 Juni 2024 – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pa…