Home Berita Syarat Mudik Lebaran Naik Pesawat, Berlaku Mulai 19 April 2022

Syarat Mudik Lebaran Naik Pesawat, Berlaku Mulai 19 April 2022

5 min read
0
0
100

Publiksultra.id – Hari Raya Idul Fitri 2022 tinggal sebentar lagi. Seminggu jelang Lebaran, masyarakat ramai melakukan mudik ke halaman kampung. Mulai menggunakan mobil, bus hingga pesawat.

Sementara bagi penumpang transportasi udara pesawat, terdapat sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi untuk berpergian jelang Lebaran ini.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perlanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi.

Berdasarkan peraturan tersebut, anak-anak usia 6-17 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes antigen.

Aturan ini berlaku sejak 19 April 2022, dengan syarat sebagai berikut:

  1. Bagi yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT- PCR atau rapid test antigen;
  2. Bagi yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT- PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan;
  3. Bagi yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan;
  4. Pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19
  5. Pelaku perjalanan dengan usia dibawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
  6. Pelaku perjalanan dengan usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksin dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, namun wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua;

Protokol kesehatan:

  1. Menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu;
  2. Mengganti masker secara berkala setiap empat jam, dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan;
  3. Mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau handsanitizer, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain;
  4. Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan;
  5. Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan; dan
  6. Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 (dua) jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut (*)

 

Sumber: Harian Haluan

Load More Related Articles
Load More By rifal
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Masyarakat Sipil Nilai Puan Maharani Serius dalam Memperjuangkan UU TPKS

Publiksultra.id – Ketua DPRD Republik Indonesia, Puan Maharani berharap Pemerintah R…