Home Berita Sebarkan Foto Asusila Lewat Michat, Oknum Mahasiswa di Padang Ini Dibekuk Polisi

Sebarkan Foto Asusila Lewat Michat, Oknum Mahasiswa di Padang Ini Dibekuk Polisi

6 min read
0
0
97
Pelaku penyebaran Foto Asusila Lewat Michat,

Publiksultra.id –Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar, melalui Subdit V Siber, mengungkap kasus tindak pidana penyebaran foto asusila melalui aplikasi Michat pada Senin (25/4) kemarin.

Pelaku tersebut diketahui berinisial FA (19), seorang mahasiswa jurusan Sistem Informasi di sebuah perguruan tinggi di Kota Padang.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumbar AKBP Yani menjelaskan, pelaku ini sejak maret tahun 2021 sudah melakukan hal tersebut dengan modus memasang foto wanita pada profil akun Mi Chat palsu, dan menuliskan pada bio, bahwasanya dia melayani Video Call Sex dengan tarif 100 ribu perjam,

“Tarifnya berfariasi mulai dari 25 ribu, hingga 150 ribu rupiah, untuk mendapatkan Vidio call serta serta layanan koleksi Foto dan Video pribadi full album,”ujarnya saat menggelar konferensi pers di Mapolda Sumbar pada Selasa (26/4).

Namun, kata AKBP Yani, semua itu hanya untuk menipu pelanggannya, karena setelah korban-korban sudah mengirimkan saldo maupun pulsa kepada nomor ponsel atau akun E-Wallet yang diarahkan oleh pelaku, selanjutnya pelaku malah memblokir akun Mi Chat pelanggan yang meminta layanan VCS , agar aksi penipuan yang dilakukannya tidak terbongkar.

“Akan tetapi untuk jasa pembelian koleksi album foto asusila, pelaku tetap mengirimkan kepada pelanggan-pelangganya melalui aplikasi Whatsapp maupun Michat,”tuturnya.

Untuk foto-foto asusila yang disebarkan oleh pelaku, kata Yani, menurut pengakuan pelaku, dia tidak mengenali orang yang berada di foto tersebut, sehingga dipastikan bahwa pelaku tidak punya hak untuk menyebarkan foto-foto vulgar itu.

“Pelaku ini tidak kenal dengan orang yang ada di foto asusila itu, dalam pengakuannya foto tersebut didapati dari salah satu konten yang berada media sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit V Siber, Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Arie S Nugroho mengatakan, aksi pelaku tersebut terungkap saat jajaran Ditreskrimsus menggelar patroli siber rutin.

“Kita lihat postingan dari pelaku, yang menawarkan layanan VCS di aplikasi Michat, dan kita lakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku, yang pada akhirnya berhasil ditangkap saat berada di rumahnya di Nagari Kapalo Ilalang, Korong Pincuran Tujuah, Kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman,” ungkapnya.

Saat penangkapan, kata Arie, pihaknya sempat terkendala, karena pelaku menggunakan Fake GPS untuk mengelabui para pelanggan dan menghindari pelacakan oleh aparat kepolisian.

“Pelaku ini pakai Fake GPS, sering berpindah-pindah lokasi, kadang di dekat Mapolda Sumbar, kemudian juga pindah ke Polresta Padang,” ucapnya.

Untuk keuntungan yang diraih pelaku menjual koleksi foto vulgar dan layanan VCS tersebut,kata Arie, pelaku bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah dari ratusan orang yang sudah ditipunya.

“Korban-korbanya, ada yang dari kota Padang dan bahkan sampai luar provinsi, yang keuntungannya dari pengakuan pelaku hingga puluhan juta,” ujarnya.

Saat ini, pelaku dan barang bukti berupa dua buah akun Michat atas nama IY dan Yanti Doang, dua unit ponsel pintar, dua buah sim card, sembilan akun G mail untuk aplikasi Michat, serta 56 kartu perdana Axis yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya sudah kita amankan, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku terancam dijerat dengan pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) dan pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) dan pasal 4 ayat (2) Undang-undang Nomor Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara,” tutupnya.

Sumber: Harianhaluan.com

Load More Related Articles
Load More By frisca angelhine
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Jokowi Tak Disambut Pejabat AS, Natalius Pigai: Gara-gara Dukung Rusia

Publiksultra.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang berada di Washington DC, Amer…