Home Berita Rugi Hingga Punya Hutang Triliunan, Siapa Calon Investor yang Mau Selamatkan Garuda? Ini Jawaban Erick Thohir

Rugi Hingga Punya Hutang Triliunan, Siapa Calon Investor yang Mau Selamatkan Garuda? Ini Jawaban Erick Thohir

3 min read
0
0
96
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Pixabay)

Publiksultra.id – Kondisi PT Garuda Indonesia saat ini bisa dibilang sedang berada di ujung tanduk. Maskapai penerbangan milik negara tersebut diketahui mengalami kerugian hingga terlilit hutang senilai triliunan rupiah.

Lebih lanjut, salah satu opsi yang dapat menyelamatkan Garuda adalah masuknya investor asing. Apalagi dibutuhkan senilai Rp.13,38 Triliiun rupiah untuk menyehatkan keuangan perusahaan dari maskapai tersebut.

Terkait hal ini, Menteri#BUMN Erick Thohir pun turut memberikan penjelasan terkait siapa investor yang akan membantu menyelamatkan Garuda.

Menurut Erick, hingga saat ini investor tersebut belum ada karena masih menunggu proses PKPU.

“Belum-belum, nanti. PKPU dulu. Masa investor datang, orang PKPU belum putus,” ujar Erick Thohir di Depok, Rabu malam (27/4/2022).

Mesti begitu Erick tidak menampik ada beberapa nama yang dipertimbangkan sebagai investor. Namun, Ia tak mau membocorkan siapa-siapa nama investor tersebut.

“Ya, kalau beberapa nama mungkin. Tapi penyelesaian itu selesai PKPU, baru kita bisa bicara,” tambahnya.

Menanggapi hal yang sama, Ketua Panja Penyelamatan Garuda Martin Manurung mengatakan, keberadaan investor strategis ini lebih jelasnya mesti ditanyakan kepada manajemen Garuda dan Kementerian#BUMN.

Anggota DPR-RI tersebut mengatakan, pihaknya hanya memberi syarat agar kepemilikan negara di Garuda minimal 51%. Selain itu, pihaknya juga meminta agar sebelum investor masuk dilaporkan ke Komisi VI.

“Soal opsi investor strategis yang mungkin masuk, menurut saya, informasi yang lebih jelas adalah dari manajemen Garuda dan Kementerian#BUMN. Kami hanya memberi syarat-syarat, di antaranya, agar kepemilikan negara tetap minimal 51% dan kami minta agar sebelum masuknya investor strategis agar melaporkan lebih dulu kepada Komisi VI untuk memastikan skema bisnis pemulihan Garuda tetap on the track dan memastikan soal dampaknya kepada komposisi pemegang saham,” paparnya dikutip dari detikcom, Senin (25/4/2022).

 

Sumber: Harianhaluan.com

Load More Related Articles
Load More By frisca angelhine
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Anjangsana Kelistrikan, Persembahan PLN UIW Sumbar untuk Guru Terbaik

Publiksultra.id – Berkenaan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperin…