Home Berita Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan

5 min read
1
0
640
Seorang pria mengacungkan salam tiga jari, simbol perlawanan sipil terhadap kudeta dan junta militer Myanmar, ketika melewati ban terbakar sewaktu unjuk rasa menentang kudeta di Mandalay, Myanmar, 1 April 2021./Antara – Reuters/Stringer

PUBLIKSULTRA.ID, JAKARTA — Para pemberontak yang menentang pemerintah militer Myanmar mengklaim telah menewaskan lebih dari 13 anggota pasukan keamanan selain menangkap empat orang dan menghancurkan kantor polisi.

Pertempuran di dekat perbatasan negara bagian Shan Selatan dan Kayah itu adalah yang terakhir dalam kebangkitan kembali konflik di beberapa bagian negara Asia Tenggara itu sejak kudeta yang menggulingkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]BACA JUGA : Presiden Erdogan Serukan Negara Muslim Lawan Israel[/quotes]

Anggota Pasukan Pertahanan Rakyat, yang dibentuk sejak kudeta mengatakan kepada layanan berita Irrawaddy bahwa mereka telah membunuh sedikitnya 13 anggota pasukan keamanan ketika mereka menyerbu sebuah kantor polisi dekat kota Mobye.

Mereka mengatakan kepada media lain bahwa lebih banyak lagi yang tewas dalam bentrokan di lokasi sejuh 20 kilometer arah selatan.

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan seperti tentara berseragam pasukan keamanan dan asap yang mengepul dari pos polisi yang hancur dan kendaraan polisi di Mobye.

Gambar lain menunjukkan empat pria yang dikatakan berstatus polisi dengan tangan di belakang punggung, ditutup matanya dengan masker bedah seperti dikutip ChhannelNewsAsia.com, Senin (24/5).

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]BACA JUGA : Setelah Facebook, Twitter dan Instagram Ikut Diblokir Militer Myanmar[/quotes]

Pasukan Rakyat Karenni Progresif, sebuah jaringan kelompok lokal, mengatakan satu pejuangnya tewas di Mobye.

Kota itu berada sekitar 100 km sebelah timur ibu kota Naypyidaw dan terletak di dekat wilayah yang dikuasai oleh beberapa kelompok etnis bersenjata. Mereka terus memperjuangkan otonomi yang lebih besar selama beberapa dekade.

Ketika pertempuran menyebar ke Demoso di selatan, tentara membawa bala bantuan dan kendaraan lapis baja, menurut media setempat. Kantor berita Mizzima mengatakan ribuan orang melarikan diri setelah puluhan peluru artileri mendarat di lingkungan mereka.

Aliansi empat kelompok etnis bersenjata juga menentang kudeta itu. Mereka memiliki pasukan keamanan di Muse, salah satu penyeberangan utama ke China, menurut media Myanmar.

Sementara itu, Pemerintah Persatuan Nasional yang dibentuk oleh penentang kudeta mengumumkan bendera baru dan struktur komando untuk Angkatan Pertahanan Rakyat yang dibentuk untuk melawan tentara Myanmar

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Load More Related Articles
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

One Comment

  1. […] baca juga : Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan […]

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Polemik Holywings, Ridwan Kamil Minta Bertindak Tegas!

Publiksultra.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan Pemerintah Kota Bogo…