Home Berita Lindungi Mardani H Maming dari Upaya Kriminalisasi Hukum, Tiga Lembaga Bantuan Hukum Datangi Komisi Yudisial

Lindungi Mardani H Maming dari Upaya Kriminalisasi Hukum, Tiga Lembaga Bantuan Hukum Datangi Komisi Yudisial

6 min read
0
0
110

Publiksultra.id– Dukungan terhadap Pengusaha muda Indonesia, Mardani H Maming terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari LPBH Nahdatul Ulama, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Perwakilan dari LPBH NU, LBH Ansor, dan HIPMI pada hari Jumat, 22 April 2022,  sengaja mendatangi Gedung Komisi Yudisial (KY). Para perwakilan tiga organisasi tersebut menyampaikan permohonan agar KY mengirimkan tim untuk melakukan pemantauan persidangan perkara tindak pidana korupsi Nomor 6/Pid.Sus-TPK/2022/PN Bjm yang tengah berlangsung di Pengadilan Tipikor Banjarmasin dengan Terdakwa Dwidjono Putrohadi Sutopo.

baca juga : Tak Terima Ditilang Polisi, Pemuda Ini Depresi dan Bakar Motor Sendiri

LPBH NU, LBH Ansor, dan HIPMI mengkhawatirkan adanya intervensi dan campur tangan pihak beritikad jahat yang hendak mengintervensi peradilan untuk mengkriminalisasi H Mardani H Maming, saksi dalam persidangan kasus ini, yang juga merupakan Bendahara Umum PBNU dan Ketua Umum HIPMI.

KY diharapkan melakukan pemantauan untuk memastikan agar persidangan berjalan dengan bebas, jujur, dan tidak memihak. “Kita berharap peradilan berjalan tanpa adanya intervensi. KY harus melakukan monitoring. Ini penting untuk menghindari dugaan-dugaan buruk, seperti dugaan upaya kriminalisasi Mardani H Maming, yang sebenarnya cuma berstatus saksi,” terang Dendy Z Finsa, Koordinator Divisi Litigasi LBH Ansor.

baca juga : Polisi Kawal Ambulans di Jalan Raya, Saat Diintip ke Dalam Kaca Mobil Bikin Kaget

Pada 18 April lalu, Mardani sebenarnya telah memenuhi panggilan dan telah hadir di persidangan secara daring. Kehadiran secara daring ini sebenarnya bukan hal yang bertentangan dengan hukum. Apalagi di masa pendemi. Bahkan beberapa sidang dilakukn secara daring untuk menghindari penyebaran virus covid-19.

Namun anehnya, upaya Mardani H Maming untuk menghormati hukum, dan hadir untuk memberikan keterangan secara daring, malah digoreng sejumlah pihak. Seolah itu sebuah kesalahan.

Apalagi Majelis Hakim tiba-tiba tidak memberikan kesempatan kepada Mardani untuk bersaksi dan bahkan memerintahkan kejaksaan untuk melakukan pemanggilan paksa. Padahal kehadiran Mardani H Maming secara daring atas izin majelis hakim juga.

“Kami terus terang kaget dengan perubahan sikap majelis hakim. Kami tentu berharap majelis halim tidak dapat diintervensi oleh pihak-pihak yang beritikad jahat terhadap Bendahara Umum PBNU. Itulah kenapa kami datang dan meminta KY untuk menurunkan tim pemantau persidangan,” lanjut Dendy.

baca juga : Video Syur Mirip Nagita Slavina, Polisi Beberkan Hasil Penyelidikan

Selain itu, M Hakam Aqsha, Sekretaris LPBH NU juga menyoal penyesatan opini publik terhadap H Mardani. “Kami mencermati terus jalannya persidangan Tipikor di Banjarmasin. Kejanggalan yang paling mencolok adalah ketika Mardani H Maminh yang kapasitasnya hanya sebagai saksi malah diposisikan seolah-olah pesakitan. Framing jahat dan penyesatan opini publik ini harus segera dihentikan, apalagi hal tersebut selalu dikaitkan dengan posisi beliau sebagai Bendum PBNU,” ujarnya.

Melengkapi pernyataan yang disampaikan kedua rekannya, Irfan Idham selalu Ketua Bidang Hukum HIPMI menyampaikan harapannya pada KY. “Kami sangat berharap KY dapat melakukan pemantauan dan mencegah persidangan ini tidak malah dijadikan ajang penghakiman dan kriminalisasi terhadap Ketua Umum Kami yang hanya sebagai saksi,” katanya.

Menutup pernyataannya, Irfan menyampaikan apresiasinya terhadap KY yang telah menerima dengan baik perwakilan ketiga organisasi dan menyampaikan komitmennya untuk menciptakan independensi peradilan.

“Alhamdulillah tadi kami sudah diterima dengan baik dan bahkan Kepala Biro Pengawasan Hakim, Mulyadi, menyampaikan bahwa KY atas seijin komisioner akan menurunkan tim untuk melakukan pengawasan jalannya persidangan,” ungkapnya.

Sumber: HarianHaluan.com

Load More Related Articles
Load More By frisca angelhine
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Jokowi Tak Disambut Pejabat AS, Natalius Pigai: Gara-gara Dukung Rusia

Publiksultra.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang berada di Washington DC, Amer…