Home Berita Kronologi & Fakta KRI Nanggala 402, Hilang hingga Tenggelam

Kronologi & Fakta KRI Nanggala 402, Hilang hingga Tenggelam

8 min read
1
0
378
KRI Nanggala-402

publiksultra.id – KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam (subsunk) di Laut Bali. Kapal terdeteksi berada di kedalaman hingga 850 meter di bawah permukaan laut.

Peningkatan status menjadi subsunk ini diambil setelah tim evakuasi menemukan beberapa bukti otentik serpihan barang KRI Nanggala. Barang ditemukan di sekitar radius 10 kilometer dari titik pencarian sementara tidak ada kapal lain melintas di daerah situ. Penemuan beberapa barang tersebut, juga mengindikasikan kapal mengalami retakan.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Atribut FPI Ditemukan di Rumah Terduga Teroris, Ini Penjelasan Pengacara HRS[/quotes]

Berikut kronologi KRI Nanggala-402 dari hilang kontak hingga dinyatakan masuk fase tenggelam:

1. Hilang Kontak saat Latihan Penembakan

KRI Nanggala dijadwalkan akan melaksanakan penembakan Torpedo SUT meminta izin menyelam pada pukul 03.00 WIB, Rabu (21/4). Setelah diberikan izin menyelam sesuai prosedur, kapal hilang kontak dan tidak bisa dihubungi. Selanjutnya diadakan pencarian oleh kapal lain yang terlibat dalam Satgas latihan tersebut.

“Pada pukul 07.00 WIB melalui pengamatan udara dengan helikopter, ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi awal menyelam,” jelas Kemenhan.

2. Kapal Selam Buatan Jerman

Kapal KRI Nanggala-402 merupakan buatan tahun 1977 ini memiliki kemampuan lama menyelam hingga 3 bulan dengan kedalaman maksimal 250 meter di bawah permukaan laut. Dari sisi persenjataan, KRI Nanggala 402 dilengkapi dengan 14 torpedo 21 inci dalam 8 tabung.

“Kapal selam itu sangat spesial karena dipersenjatai dengan senjata yang paling ditakuti kapal permukaan. Sangat dashsyat serangannya. Dengan jarak tembak bisa 2 mil,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) ketika itu, Laksamana TNI Marsetio, mengutip detikcom.

3. Seluruh Kapal Dikerahkan Lacak KRI Nanggala

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengerahkan seluruh kapal milik TNI untuk melakukan pencarian. Baik pencarian di permukaan mau pun di dalam air.

“Seluruh kapal milik TNI yang memiliki kemampuan mencari benda di bawah permukaan air kami kerahkan,” ujar Hadi dikutip dari detik.com.

Indonesia juga menggandeng Australia dan Singapura dalam pencarian kapal selam milik TNI AL Nanggala-402. Bahkan pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi mengirimkan pesawat P-8 Poseidon, pesawat patroli maritim, ke Indonesia. Selain itu, Malaysia mengutus Tentara Laut Diraja Malaysia untuk membantu dan menggunakan Kapal MV Mega Bakti.

4. Diduga Ada Retakan Kapal

Penemuan beberapa di sekitar radius 10 kilometer mengindikasikan kapal mengalami retakan. Beberapa bukti itu antara lain tumpahan minyak, oli, serta beberapa barang lain yang hanya dimiliki KRI Nanggala-402. Dia juga mengatakan tak ada kapal lain dalam radius 10 mil.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan KRI Nanggala-402 tidak mengalami ledakan. Pasalnya, jika terjadi ledakan, suara ledakan akan tertangkap oleh sonar.

“Kalau ini ledakan, di sonar pasti terdengar. Jadi bukan ledakan, tetapi lebih pada keretakan,” ujarnya.

Selain itu, kemungkinan terjadi kerusakan tangki BBM retak akibat tekanan air laut ketika menyelam. Ada dugaan sementara KRI Nanggala-402 tengah mencoba memberi sinyal posisi tenggelamnya kapal selam tersebut.

5. Sejak Hilang Kontak Oksigen di KRI Nanggala-402 Tersedia 72 Jam

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) TNI Yudo Margono mengatakan oksigen di dalam kapal selam tersebut hanya tersedia sampai pukul 03.00 WIB, pagi tadi. Berdasarkan penjelasan Yudo, artinya saat ini oksigen dalam KRI Nanggala-402 sudah habis.

“Kemampuan oksigen KRI jika dalam kondisi yang diperkirakan blackout seperti sekarang ini mampu 72 jam. Kurang-lebih 3 hari. Kalau kemarin hilang kontak jam 3, nanti bisa sampai Sabtu jam 3, sehingga 72 jam,” kata Laksamana Yudo dalam jumpa pers di Lanud Gusti Ngurah Rai Bali, Kamis (22/4/2021).

6. Titik KRI Nanggala-402 Terdeteksi: 40 Kilometer Utara Bali

Titik pencarian semakin difokuskan di salah satu lokasi di utara Pulau Bali sekitar 40 kilometer. Di sekitar daerah tersebut diperkirakan ditemukan ada tumpahan minyak dan daya magnet yang besar itu sudah mulai terdeteksi di daerah tersebut.

Ada 21 KRI, termasuk KRI Alugoro yang terlibat dalam pencarian itu. Bantuan dari sejumlah lembaga seperti Polri juga sudah dikerahkan.

7. Dinyatakan Tenggelam 24 April

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan kapal selam KRI Nanggala-402 telah tenggelam berdasarkan beberapa bukti autentik.
“Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti autentik menuju fase tenggelamnya KRI Nanggala,” kata Hadi dalam konferensi pers di Bali, seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (24/4/2021).

Hadi menuturkan, selama empat hari ini pihaknya dibantu seluruh instansi terkait dan armada militer negara sahabat, telah berupaya mencariKRINanggala-402 yang membawa awak dan non awak sejumlah 53 orang. Dini hari tadi, lanjutHadi, adalah batas akhir dari ketersediaan oksigen di kapal selam buatan Jerman tersebut. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : CNBC Indonesia/Detik.com

Load More Related Articles
Load More By ayub fahril
Load More In Berita

One Comment

  1. […] Baca Juga: Kronologi & Fakta KRI Nanggala 402, Hilang hingga Tenggelam […]

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

BREAKING NEWS! Gempa 5,8 Magnitudo Berpusat Mentawai

publiksultra.id – Gempa bumi berkekuatan 5,8 Magnitudo mengguncang Tuapejat Mentawai…