Home Berita Imbas 50 Warga Positif Covid-19, Satu RW di Tangerang Terpaksa Lockdown

Imbas 50 Warga Positif Covid-19, Satu RW di Tangerang Terpaksa Lockdown

5 min read
0
0
372
Ilustrasi

publiksultra.id — Sebanyak 50 orang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di RW 28 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua kabupaten Tangerang. Hal ini membuat Pemkab Tangerang membatasi pergerakan seluruh warga di RW  tersebut. Mereka yang positif Covid-19 sempat menghadiri acara munggahan di Bogor menggunakan bus pada 10 April lalu.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan pembatasan di RW 28 itu berlaku sejak Jumat lalu (23/4) dan atas perintah Bupati Ahmed Zaki Iskandar.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Pesan Khusus Bos Pentagon ke Prabowo soal KRI Nanggala 402[/quotes]

“Arahan Bupati, kita lockdown sejak hari Jumat 23 April sampai 14 hari kedepan, kita lihat kondisi selanjutnya bagaimana. Kalau kemarin saya lihat tidak ada palang pembatasan di RW 28, tapi ada petugas TNI/Polri dikerahkan di situ dan orang kelurahan,” kata Hendra, Selasa (27/4), dilansir dari CNN Indonesia.

Hendra mengatakan 50 warga yang positif Covid-19 itu sudah dikarantina dan mendapat perawatan di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang. Meski begitu, lockdown dinilai tetap perlu dilakukan di RW 28 guna meminimalisir potensi transmisi Covid-19.

Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat juga sudah melakukan pelacakan terhadap 95 warga setempat pada Senin kemarin (26/4). Hingga saat ini pemerintah daerah setempat masih menunggu hasil tes swab PCR.

“Jadi seluruh warga di situ di-lockdown ya istilahnya. Kalau untuk kebutuhan sehari-hari warga telah disediakan Dinas Sosial setempat,” kata dia.

Kronologi Klaster Munggahan

Hendra menjelaskan bahwa pembatasan pergerakan warga di RW 28 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang bermula dari kegiatan munggahan.

Ada 30 warga setempat pergi bersama naik satu bus menuju Bogor, pada 10 April lalu untuk menghadiri munggahan tersebut. Munggahan merupakan tradisi masyarakat Islam di beberapa daerah dalam menyambut bulan Ramadan yang dilakukan pada akhir bulan Sya’ban.

Kemudian, empat orang dari rombongan itu mengeluh sakit lalu dirawat di beberapa rumah sakit berbeda di wilayah Tangerang. Setelah dilakukan pemeriksaan covid-19 PCR swab, keempatnya diketahui terinfeksi Covid-19 pada Rabu (21/4).

Selanjutnya Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat melakukan pelacakan terhadap kontak erat empat warga tersebut pada 21 dan 23 April.

Dari pelacakan itu, ditemukan sebanyak 46 orang terpapar Covid-19 dengan tanpa gejala atau OTG. Pemkab Tangerang lantas membatasi pergerakan warga RW 28 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : CNN Indonesia

Load More Related Articles
Load More By ayub fahril
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

BREAKING NEWS! Gempa 5,8 Magnitudo Berpusat Mentawai

publiksultra.id – Gempa bumi berkekuatan 5,8 Magnitudo mengguncang Tuapejat Mentawai…