Home Berita Gelombang Protes Baru Myanmar, Enam Orang Dilaporkan Tewas

Gelombang Protes Baru Myanmar, Enam Orang Dilaporkan Tewas

5 min read
1
0
514
Demonstran menunjukkan salam tiga jari dalam aksi menentang kudeta militer di Mandalay, Myanmar pada 3 Mei 2021

PUBLIKSULTRA.ID, YANGON – Pada Ahad (2/5/2021, ribuan pengunjuk rasa anti kudeta kembali memadati jalan-jalan di seluruh Myanmar. Kekerasan militer juga kembali terjadi yang mengakibatkan sekurangnya enam orang tewas.

Aktivis pro-demokrasi menyerukan pemogokan umum pada Ahad untuk memperbarui momentum aksi protes damai menentang kekuasaan militer dan menyerukan pemulihan demokrasi. Aksi protes kali ini juga untuk menandai “Revolusi Musim Semi Myanmar global”.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga: Setelah Facebook, Twitter dan Instagram Ikut Diblokir Militer Myanmar[/quotes]

Seperti dilansir laman Myanmar Now, demonstrasi terkait juga turut diadakan di kota-kota di seluruh dunia sebagai bentuk solidaritas dengan gerakan di Myanmar, termasuk di Manchester, Milan, dan Taipei. Angkatan bersenjata dewan militer melakukan penangkapan dan menembakkan peluru karet, peluru tajam, dan granat ke arah warga sipil dalam upaya untuk mengakhiri demonstrasi pada Ahad. Menurut saksi mata, militer meneror mereka yang berpartisipasi.

Di tengah kecaman oleh komunitas internasional, mengutip Republika, militer Myanmar telah meningkatkan penindasan dengan kekerasan terhadap protes anti-rezim sejak kudeta 1 Februari. Dalam tiga bulan dari 1 Februari hingga 30 April, hampir 760 orang tewas selama penumpasan, penggerebekan, penangkapan, interogasi, dan penembakan acak.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga: Daftar 53 Awak KRI Nanggala-402 yang Gugur dan Diberi Kenaikan Pangkat[/quotes]

Mereka yang terbunuh termasuk pengunjuk rasa anti militer, pengamat, pejalan kaki, dan penduduk. Lebih dari 3.400 orang telah ditahan, termasuk para pemimpin terpilih, anggota Liga Nasional untuk Demokrasi, komisioner pemilu, dokter, jurnalis, pengunjuk rasa, aktivis, penulis, seniman, guru, dan warga sipil.

Menghadapi protes harian besar-besaran di seluruh negeri, militer telah menggunakan senjata mematikan termasuk amunisi hidup, granat tangan, dan bahan peledak berat untuk menyerang pengunjuk rasa damai. Militer melabeli mereka sebagai “perusuh”.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga: WNI Dilarang Masuk Arab Saudi, Dubes RI: Umrah Juga[/quotes]

Selama penggerebekan, pasukan militer telah melakukan kejahatan, menghancurkan barang-barang warga sipil termasuk kendaraan, sepeda motor dan rumah, serta menjarah properti termasuk sepeda motor, telepon, uang, makanan, ayam, dan babi. Laman The Irrawaddy telah mengumpulkan 29 foto yang berisi bukti kebrutalan pasukan junta, di antara ribuan kasus serupa yang dilakukan terhadap warga sipil. (*)

 

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : Republika

Load More Related Articles
Load More By fadzrin madu
Load More In Berita

One Comment

  1. […] Baca Juga : Gelombang Protes Baru Myanmar, Enam Orang Dilaporkan Tewas […]

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Vaksinasi di Perguruan Tinggi Terus Dikebut

PUBLIKSULTRA.ID, SLEMAN– Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Yogyakarta (UPNV…