Home Berita Digeledah Densus 88, Syam Organizer Bukan Lembaga Kemanusiaan Terdaftar

Digeledah Densus 88, Syam Organizer Bukan Lembaga Kemanusiaan Terdaftar

6 min read
0
0
525
Digeledah Densus 88, Kantor Syam Organizer Digaris Polisi. (Foto: dok detikcom)

YOGYAKARTA, PUBLIKSULTRA.ID – Syam Organizer digeledah Densus 88 Antiteror kemarin. Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbang) Kota Yogyakarta yang mengurusi lembaga kemanusiaan maupun ormas mengatakan tak mengetahui kegiatan Syam Organizer. Dari data Bakesbang, Syam Organizer juga tak terdaftar sebagai lembaga kemanusiaan.

Kepala Bakesbang Kota Yogyakarta Budi Santosa memastikan, Syam Organizer tak pernah mengajukan diri sebagai lembaga atau ormas di bidang kemanusiaan.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Polri Sebut 12 Teroris yang Ditangkap di Jatim Sumbangkan 5% Gaji ke Jamaah Islamiyah[/quotes]

“Kami juga kaget begitu mendengar ada lembaga itu (Syam Organizer). Kami buka data tidak ada nama Syam Organizer,” jelas Budi Santosa saat dihubungi via telepon, Senin (5/4/2021), dilansir dari detikcom.

Dalam penelusuran di situs maupun akun Instagram Syam Organizer, lembaga ini banyak menghimpun dana mengatasnamakan kemanusiaan. Di antaranya program ambulans dan bantuan ke Suriah, Palestina, dan daerah Timur Tengah.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Densus Tangkap Dua Terduga Teroris di Aceh, Salah Satunya PNS[/quotes]

Namun, Bakesbang yang juga bagian dari Badan Intelejen Nasional Daerah (Binda) Kota Yogyakarta mengakui kegiatan Syam Organizer tak terpantau pihaknya. Baik kegiatan sosial maupun keagamaan Syam Organizer ini.

“Seharusnya melaporkan jika berkegiatan sosial maupun keagamaan. Kalau memang ada kegiatan di Kota Yogyakarta,” kata Budi.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Amanda Manopo Bikin Netizen Bengek, Pakai Masker Rp2,5 Juta[/quotes]

Budi juga menampik jika dikatakan kebobolan. Sebab menurutnya, Syam Organizer tidak pernah berkegiatan di Kota Yogyakarta.

“Kalau misalnya lembaga kemanusiaan kan pasti pernah ada menghimpun atau mencari dana secara langsung dengan masyarakat. Lembaga ini tidak terpantau melakukan itu,” katanya.

[quotes quotes_style=”bquotes” quotes_pos=”center”]Baca Juga : Sempat Ngutang Buat Beli Susu, Begini Kisah Kelam Sandiaga Uno[/quotes]

Pihaknya menduga Syam Organizer menghimpun dana secara online untuk kegiatan kemanusiannya.

“Mungkin kegiatannya online itu ya. Karena tidak terpantau,” ucap Budi.

Diberitakan sebelumnya, saat memperkenalkan diri ke Ketua RW setempat, Syam Organizer mengaku sebagai LSM kemanusiaan. Mereka bergerak menghimpun dana dan menyalurkan kepada yang membutuhkan.

“Saat itu, bilangnya untuk kantor LSM kemanusiaan,” kata Ketua RW setempat, Muji Raharjo saat ditemui wartawan, hari ini.

Kantor Syam Organizer itu terletak di Kelurahan Kumendaman, Kemantren Man

trijeron, Yogyakarta. Muji mengungkap hal itu disampaikan oleh Wahyu saat mengajukan izin domisili pada tahun 2018 silam. Izin domisili kantor tersebut diajukan hingga ke tingkat kelurahan.

Untuk diketahui, penggeledahan tersebut berlangsung pada Minggu (4/4) pukul 13.30-18.00 WIB. Selama penggeledahan itu sepanjang ruas Jalan Suryodiningratan, Kemantren Mantrijeron, Yogyakarta ditutup selama lima jam.

Ketua RT setempat, Setyo Karjono, yang ikut menjadi saksi penggeledahan itu mengungkap ada juga seorang perwakilan dari warga yang diminta menjadi saksi.

Dia menerangkan Densus 88 menggeledah semua ruangan yang ada di kantor Syam Organizer yang berlantai dua tersebut. Setyo menyebut barang yang disita Densus 88 dari kantor tersebut berupa satu truk penuh berisi dokumen, komputer, laptop, dan kaleng diduga kontak infak.

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com

Load More Related Articles
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Pabrik Tesla Rugi Miliaran Dolar AS, Begini Penuturan Elon Musk

PUBLIKSULTRA.ID – Elon Musk, pemilik perusahaan mobil listrik kenamaan Tesla mengung…