Home Berita Apa Itu Skimming? Yang Bikin Uang Nasabah BCA Hilang 135 Juta

Apa Itu Skimming? Yang Bikin Uang Nasabah BCA Hilang 135 Juta

6 min read
0
0
226
Bank bca

PUBLIKSULTRA.ID – Seorang nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bernama Hebbie Agus Kurnia mengaku kebobolan Rp135 juta dari rekening pribadinya.

Dalam unggahannya di akun Twitter @hebosto, Hebbie mengatakan, kejadian pembobolan itu dilakukan oleh orang tidak dikenal melalui ATM BCA, pada Minggu (27/3) dini hari. Padahal kartu ATM untuk tabungan tersebut, menurut Hebbie, masih ia pegang dan tidak hilang.

Hebbie mengatakan berdasarkan pengecekan yang dilakukan oleh pihak customer service BCA, transaksi tersebut dilakukan di salah satu ATM di Surabaya, Jawa Timur. Sementara, dirinya saat ini sedang berada di Bandung, Jawa Barat.

Ia menuturkan kejadian pembobolan dilakukan dalam beberapa tahap.Pertama, orang tidak dikenal itu melakukan penarikan tunai sebesar Rp10 juta dari ATM.

Selanjutnya, pihak pembobol mentransfer sejumlah uang ke dua rekening yang berbeda. Rinciannya sebesar Rp100 juta ke rekening BCA atas nama LAS dan Rp25 juta ke rekening Maybank atas nama MYC.

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk berjanji untuk mengganti 100 persen dana sebesar Rp135 juta milik nasabah mereka yang bernama Hebbie Agus Kurnia. Hebbie sebelumnya mengeluh kehilangan dana Rp135 juta dari rekeningnya.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (28/3) mengatakan pergantian dilakukan dengan syarat; hilangnya uang tersebut tidak diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian nasabah.

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA menduga penyebab uang nasabah hilang sebesar Rp135 juta karena skimming atau duplikasi kartu ATM nasabah.

Menurutnya, penggantian PIN secara berkala akan mencegah kejahatan skimming meskipun kode PIN ATM sudah pernah terekam oleh pelaku.

Lebih lanjut, Hera menuturkan pihaknya telah menyelesaikan permasalahan raibnya dana Rp135 juta itu dengan nasabah yang bersangkutan.

Sebelumnya, nasabah BCA bernama Hebbie Agus Kurnia mengaku kebobolan Rp135 juta dari rekening pribadinya.

Untuk diketahui, skimming adalah metode penipuan yang melibatkan alat skimmer. Biasanya pelaku akan memasang alat tersebut di lubang mulut mesin ATM.

Alat skimmer nantinya akan mengkloning (menyalin) sejumlah data, mulai dari PIN sampai jumlah saldo dari magnetic stripe yang terdapat pada kartu ATM nasabah.

Selain pada mesin ATM, skimming dapat terjadi di mesin EDC (electronic data capture) dengan pemasangan alat yang sama.

Selain itu, ada juga metode wiretapping mesin EDC yang memiliki fungsi sama, yakni menyalin data nasabah dari kartu ATM untuk nantinya dicuri.

Untuk menghindari metode penipuan skimming memerlukan ketelitian saat bertransaksi, baik di mesin ATM atau EDC.

Sebelum memasukkan kartu ATM ke mesin, nasabah perlu mengecek mulut mesin untuk memastikan tidak ada benda asing di sana.

Adapun mengenai kasus yang menimpa Hebbie, dia mengatakan berdasarkan pengecekan yang dilakukan oleh pihak customer service BCA, transaksi tersebut dilakukan di salah satu ATM di Surabaya, Jawa Timur. Padahal, Hebbie saat ini sedang berada di Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, pihak BCA mengatakan berjanji untuk mengganti 100 persen dana sebesar Rp135 juta milik nasabahnya. Dana penggantian itu belakangan diklaim Hebbie sudah diganti oleh BCA.

Sumber: CNN Indonesia

Load More Related Articles
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Polemik Holywings, Ridwan Kamil Minta Bertindak Tegas!

Publiksultra.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan Pemerintah Kota Bogo…