Home Berita Anies Baswedan Cabut Izin 12 Gerai Holywings Jakarta, Ini Alasannya

Anies Baswedan Cabut Izin 12 Gerai Holywings Jakarta, Ini Alasannya

5 min read
0
0
89

Publiksultra.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mencabut izin seluruh gerai Holywings di Jakarta. Hal ini dilakukan karena Holywings dianggap menyalahi izin standar KBLI 47221.

“Sesuai arahan gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemprov DKI Jakarta, maka kami selaku Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Benny Agus Chandra, dikutip dari laman resmi PPID Jakarta, Senin (27/6/2022).

Untuk diketahui, sertifikat standar KBLI 56301 merupakan Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia yang harus dimililiki oleh operasional usaha bar yakni sebuah usaha yang kegiatan menghidangkan minuman beralkohol dan non-alkohol serta makanan kecil untuk umum di tempat usahanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan gabungan bersama unsur DPPKUKM, DPMPTSP dan Satpol PP. Dari peninjauan gabungan tersebut, ditemukan beberapa pelanggaran yang menjadi dasar rekomendasi pencabutan izin.

“Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi,” papar Andhika.

Holywings Group ternyata melanggar beberapa ketentuan dari DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta, terkait penjualan minuman beralkohol di 12 gerai Holywings Group di DKI Jakarta. Di mana, pelaku usaha hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221 untuk pengecer minuman beralkohol. Penjualan minuman beralkohol hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.

“Sedangkan, hasil pengawasan di lapangan, usaha tersebut (Holywings Group) melakukan penjualan minuman beralkohol untuk minum di tempat yang secara legalitas seharusnya memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) golongan B dan C dengan PB- UMKU KBLI 56301,” terang Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo.

“Dari tujuh outlet memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) KBLI 47221, bahkan ada lima outlet lainnya tidak memiliki surat tersebut,” tambahnya.

Seluruh izin usaha dari 12 gerai dari Holywings Group Jakarta yang dicabut: 

1. Holywings yang berada di Kelurahan Tanjung Duren Utara,
2. Holywings Kalideres,
3. Holywings di Kelapa Gading Barat,
4. Tiger,
5. Dragon,
6. Holywings PIK,
7. Holywings Reserve Senayan,
8. Holywings Epicentrum,
9. Holywings Mega Kuningan,
10. Garison,
11. Holywings Gunawarman, dan
12. Vandetta Gatsu.

Load More Related Articles
  • Speaker Bluetooth

    𝐒𝐓𝐎𝐊 𝐑𝐄𝐀𝐃𝐘 ‼️ Harga Rp. 150.000,- 𝐂𝐎𝐃 𝐃𝐀𝐋𝐀𝐌 𝐊𝐎𝐓𝐀 𝐊𝐃𝐈 𝐒𝐏𝐄𝐀𝐊𝐄𝐑 𝐁𝐋𝐔𝐄𝐓𝐎𝐎𝐓𝐇 𝐀𝐍𝐓𝐈 𝐆𝐀𝐋𝐀𝐔, 𝐁𝐎𝐍𝐔𝐒 𝐌…
  • Jual iphone 6+ 128Gb

    Jual cepat iphone 6+ 128Gb dan 64 gb,minus hanya bisa wifi kelengkapan hp sj..minat wA 082…
  • Jual Yamaha Xride 2021

    2021 Yamaha Xride · Jarak yang sudah ditempuh 15.000 kilometer X ride 2021 Lenkp surat2. H…
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Speaker Bluetooth

𝐒𝐓𝐎𝐊 𝐑𝐄𝐀𝐃𝐘 ‼️ Harga Rp. 150.000,- 𝐂𝐎𝐃 𝐃𝐀𝐋𝐀𝐌 𝐊𝐎𝐓𝐀 𝐊𝐃𝐈 𝐒𝐏𝐄𝐀𝐊𝐄𝐑 𝐁𝐋𝐔𝐄𝐓𝐎𝐎𝐓𝐇 𝐀𝐍𝐓𝐈 𝐆𝐀𝐋𝐀𝐔, 𝐁𝐎𝐍𝐔𝐒 𝐌…