Home Berita Kemenparekraf RI bersama Komisi X DPR RI mengadakan Bintek Penerapan Protokol CHSE untuk menghadapi Pemulihan pariwisata

Kemenparekraf RI bersama Komisi X DPR RI mengadakan Bintek Penerapan Protokol CHSE untuk menghadapi Pemulihan pariwisata

5 min read
0
0
225

Kegiatan Bimbingan Teknis
Penerapan Protokol CHSE di Masa Pemulihan Ekonomi di Sektor Parieisata dan Ekonomi Kreatif Horison Hotel Kendari, 23 April 2022

Kegiatan difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Kerjasama dengan Komisi X DPR RI,

Ketua Panitia
– DIREKTUR EVENT NASIONAL DAN INTERNASIONAL KEMENTERIAN PARIWISATA & EKONOMI KREATIF (Ni Komang Ayu Astiti, S.Si, M.Hum)

Ketua Panitia Dalam Laporan Kegiatan nya mengharapkan melalui kegiatan ini mampu membangkitkan semangat para pelaku pariwisata sehingga kedepan bisa memberikan dampak pemulihan Ekonomi bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Peserta Kegiatan :
Komunitas Pariwisata, Mitra Pariwisata , Pelaku Pariwisata , dan Staf Dinas Pariwisata Sultra

Narasumber :
– ANGGOTA KOMISI X DPR RI (Dra. Hj. TINA NUR ALAM, MM)
– H. Belli, SE, M.Si (Kepala Dinas Pariwisata Prov. Sultra)
– Bapak Rekha Aji Pratama, MA (Akademisi /Donsen UHO)

Ibu Hj. Tina Nur Alam Anggota Komisi X DPR RI
Dalam sambutannya mengharapkan, kedepan Event-Event Pariwisata bisa dilaksanakan , dengan Protokol Kesehatan CHSE

“SULAWESI TENGGARA adalah masa depan indonesia , dengan segala anugerah dan Sumber Daya Alam yang dimilikinya menjadikannya Destinasi Pilihan Wisatawan ”

“Semoga Kegiatan Bintek ini, menjadi Momentum dan Harapan baru dalam membangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif”

Kadis Pariwisata Sultra H. belli , SE, M.Si
Mengatakan MASA PANDEMI MENJADI TANTANGAN BESAR BAGI SEKTOR PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF UNTUK DAPAT BANGKIT, DAN KEMBALI BERKONTRIBUSI TERHADAP PENDAPATAN DAERAH.
DALAM PENYELENGGARAAN KEGIATAN KEPARIWISATAAN DI MASA PANDEMI, PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA TELAH MELAKUKAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN BERBASIS CLEANLINESS, HEALTH, SAFETY AND ENVIRONMENT SUSTAINABILITY (CHSE). PROTOKOL KESEHATAN BERBASIS CHSE MENJADI STANDAR PENYIAPAN DESTINASI WISATA DAN RUJUKAN DALAM PENYELENGGARAAN KEGIATAN USAHA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF. UNTUK ITU, DIPERLUKAN DUKUNGAN SELURUH PEMANGKU KEPENTINGAN, UNTUK BERDISIPLIN MELAKSANAKAN PROTOKOL KESEHATAN CHSE.

Kadis Pariwisata Sultra juga menyampaikan bahwa ,UPAYA UNTUK PERCEPATAN KEBANGKITAN SEKTOR PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF, PEMERINTAH PROVINSI TENGAH MELAKUKAN PENAJAMAN PROGRAM YANG MENJADI RUMUSAN KEBIJAKAN STRATEGIS PEMERINTAH DAERAH ANTARA LAIN : PROGRAM SEVEN WONDERES BEYOND WAKATOBI, KHARISMA EVENT PARIWISATA SULAWESI TENGGARA, PROGRAM PENGEMBANGAN DESA WISATA SERTA KABUPATEN DAN KOTA KREATIF.

DIHARAPKAN KEBERSAMAAN KITA SEMUA, MARI KITA SATUKAN TEKAD, KUATKAN KOMITMEN, SERTA SINERGIKAN PIKIRAN DAN LANGKAH KONGKRIT, UNTUK TERUS BERSAMA, MENDORONG PERCEPATAN PEMULIHAN KEPARIWISATAAN, DEMI KEMAJUAN SULAWESI TENGGARA YANG KITA CINTAI BERSAMA.

Bapak Rekha Aji Pratama, MA (Akademisi /Donsen UHO)

Penerapan Protokol Kesehatan CHSE (CLEANLINESS, HEALTH, SAFETY AND ENVIRONMENT SUSTAINABILITY) harus mendukung aktifitas Pariwisata Sultra , justru tidak boleh menghalangai pengembangan Pariwisata .

Setiap Pengelola Atau pelaksana Aktifitas Kepariwisataan, baik Pengelola Destinasi maupun Pengelola Event / Mice wajib mengurus Sertifikat CHSE, termasuk usaha Akomodasi seperti Hotel dan lain-lain.

Pada prinsipnya Penerapan CHSE tidak cukup hanya dengan Himbauan dan program dari pemerintah, tapi harus dimulai dari Diri sendiri.

Load More Related Articles
Load More By sulkifly said
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Kasus Pembusuran OTK di Kendari Kian Meresahkan, Dewan Minta Pemkot dan Polri Masifkan Razia Malam

KENDARI, PUBLIKSULTRA.ID – Kasus pembusuran yang terjadi di Kota Kendari provinsi Su…